Pilkada Serentak: Calon Wali Kota Depok dan Tangsel Ditetapkan
24 Agustus 2015 - Dua pasangan bakal calon wali kota Depok dan wakilnya, Dimas Oky Nugroho-Babai Suhaimin dan Idris Abdul Shomad-Pradi Supriyatna, lolos menjadi calon wali kota Depok untuk maju ke pilkada serentak tahun ini. Kedua pasangan kepala daerah tersebut memenuhi persyaratan untuk maju ke tahap selanjutnya.

Ketetapan itu berdasarkan Surat Keputusan Komisi Pemilihan Umum Kota Depok No 53/KPTF/KPU-Kota-11.329181/2015 yang dibacakan Ketua KPU Kota Depok Titik Nurhayati, Senin (24/8) di Depok, Jawa Barat. Pagi itu, lebih dari 100 orang yang berasal dari massa kedua pasangan calon tersebut memadati kantor KPU Kota Depok.

Mengenakan pakaian putih dan celana hitam, kedua pasangan calon pemimpin daerah tersebut tiba di KPU sekitar pukul 10.00. Proses pembacaan penetapan tersebut berlangsung lancar dan aman.

Titik mengatakan, kedua pasangan calon wali kota tersebut telah memenuhi persyaratan jumlah kursi dari partai pengusul. Pasangan calon wali kota Depok Dimas Oky Nugroho-Babai Suhaimin diusung PDIP (11 kursi), PAN (6), PKB (1), dan Nasdem (1). Artinya, pasangan calon ini memiliki 38 persen kursi di DPRD Kota Depok, melampau jumlah minimal, yakni 20 persen kursi.

Adapun pasangan calon wali kota Depok Idris Abdul Shomad-Pradi Supriyatna mendapatkan 30 persen kursi di DPRD Kota Depok. Pasangan ini diusung Partai Gerindra (9) dan PKS (6).

Sesuai peraturan KPU bahwa calon kepala daerah yang berlatar belakang, antara lain, Polri, PNS, dan anggota DPRD harus mengundurkan diri dari jabatannya. Idris Abdul Shomad yang masih menjabat sebagai Wakil Wali Kota Depok pun langsung menandatangani surat pengunduran dirinya.

Selanjutnya, besok, Selasa, akan diadakan pengambilan nomor urut pasangan calon wali kota Depok dan wakilnya. Adapun masa kampanye akan berlangsung pada 27 Agustus hingga 5 Desember, sebelum pilkada serentak 9 Desember nantinya.

"Kami berharap kedua pasangan calon Kota Depok dapat menjaga proses demokrasi ini," ujar Titik. Ia menambahkan, pihaknya akan menerima masukan dari masyarakat terkait pelaksanaan pilkada di Kota Depok melalui situs web KPU Kota Depok.

Kedua pasangan calon wali kota Depok dan wakilnya sepakat dengan jalannya proses pilkada di Kota Depok yang kondusif.

Kepala Polresta Depok Komisaris Besar Dwiyono mengatakan, pihaknya akan mengamankan setiap tahapan pilkada di Kota Depok. Untuk pengambilan nomor urut besok, Polresta Depok menyiagakan 217 personel. "Penjagaan untuk kedua pasangan calon juga sudah berjalan," ujarnya.

Tangsel

KPU Kota Tangerang Selatan (Tangsel), Senin (24/8) ini juga menetapkan tiga pasangan calon wali kota dan wakil wali kota Tangsel yang akan maju dalam Pilkada Tangsel 2015, Desember mendatang. Ketiga pasangan calon itu adalah pasangan petahana Airin Rachmi Diany dan Benyamin Davnie, Arsid dan Elviere, Ikhsan Modjo dan Li Claudia Candra.

"Ketiga pasangan calon ini sudah ditetapkan berdasarkan sidang pleno dan dituangkan dalam surat keputusan," kata Ketua KPU Tangsel Muhammad Subhan kepada wartawan di Kantor KPU Tangsel, Rawa Buntu, Serpong, Senin (24/8).

Penetapan itu tertuang dalam SK Nomor 36/Kpts/KPU-Kota Tangsel-015.436901/VIII/2015 Tentang Penetapan Pasangan Calon Peserta Pemilihan Walikota dan Wakil Walikota Tangsel 2015.

Subhan mengatakan, ketiga pasangan calon ini masing-masing telah memenuhi kuota partai politik (parpol). Pasangan Airin Rachmi Diany - Benyamin Davnie didukung Partai Golkar, PKS, NasDem, PKB, PAN, dan PPP. Selanjutnya, pasangan Ikhsan Modjo dan Li Claudia Candra didukung Partai Demokrat dan Gerindra, sedangkan pasangan Arsid dan Elviere didukung PDI Perjuangan dan Hanura.

Menurut Subhan, pengambilan nomor urut akan berlangsung Selasa (25/8) di Hotel Santika, Bintaro, Tangsel.

Surabaya dan Pacitan

Kota Surabaya dan Kabupaten Pacitan, Jawa Timur, baru akan menetapkan pasangan calon kepala daerah pada Minggu (30/8). Kedua daerah ini masih menjalankan tahapan penelitian berkas perbaikan pendaftaran pasangan calon.

"Surabaya dan Pacitan memang tahapan pilkadanya berubah karena ada perpanjangan masa pendaftaran pasangan calon," kata Ketua Komisi Pemilihan Umum Jatim Eko Sasmito, Senin di Surabaya. Secara nasional, ada tiga daerah yang penetapan pasangan calonnya pada 30 Agustus 2015, yaitu Kota Surabaya, Kabupaten Pacitan, dan Kota Samarinda.

Di tiga daerah itu, masa pendaftaran pasangan calon berakhir Selasa (11/8). Di Surabaya, pasangan Rasiyo-Dhimam Abror Djuraid mendaftar pada hari terakhir pendaftaran untuk melawan pasangan petahana, Tri Rismaharini-Whisnu Sakti Buana.

Bahkan, pasangan Rasiyo-Dhimam baru menyerahkan surat rekomendasi yang asli dari partai pendukung (Partai Amanat Nasional), Rabu (19/8). Sebelumnya, pasangan itu hanya menunjukkan surat rekomendasi dalam bentuk surat elektronik.

Oleh karena itu, KPU Kota Surabaya masih harus meneliti berbagai berkas dan tidak dapat segera menetapkan calon pada Senin ini. (Sumber: Kompas)
Comments
Add New Search
+/-
Write comment
Name:
Email:
 
Website:
Title:
UBBCode:
[b] [i] [u] [url] [quote] [code] [img] 
 
 
Please input the anti-spam code that you can read in the image.

3.26 Copyright (C) 2008 Compojoom.com / Copyright (C) 2007 Alain Georgette / Copyright (C) 2006 Frantisek Hliva. All rights reserved."

 
 
Advertisement

Follow Us