Pilkada Serentak: Manfaatkan Hari Terakhir, Satu Pasang Bakal Calon Mendaftar di Kabupaten Pacitan
11 Agustus 2015 - Hari Selasa (11/8) menjadi kesempatan terakhir bagi partai politik yang belum mengusung pasangan bakal calon kepala daerah di enam daerah yang masih memiliki bakal calon kurang dari dua pasangan untuk mendaftarkan pasangan yang mereka usung. Sejumlah partai berjanji memanfaatkan hari ini sebaik-baiknya.

Sebelumnya, ada tujuh daerah yang hanya memiliki satu pasangan bakal calon. Daerah itu adalah Kota Samarinda (Kalimantan Timur), Kabupaten Tasikmalaya (Jawa Barat), Kabupaten Timor Tengah Utara (Nusa Tenggara Timur), Kota Mataram (Nusa Tenggara Barat), serta Kabupaten Pacitan, Kota Surabaya, dan Kabupaten Blitar (Jawa Timur).

Namun, kemarin ada satu pasangan bakal calon mendaftar di Pacitan. Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan dan Partai Hanura yang memiliki sembilan kursi di DPRD Pacitan mengusung Bambang Susanto dan Sri Retno Dhewanti.

Pasangan calon di Pacitan minimal diusung oleh partai atau gabungan partai yang memiliki delapan kursi atau 20 persen dari jumlah kursi di DPRD Pacitan yang berjumlah 40.

Bambang tiba di kantor Komisi Pemilihan Umum Pacitan sekitar pukul 15.30 dengan diantar pengurus dan simpatisan partai pengusung. Retno menyusul setengah jam kemudian. Pasangan ini akan berhadapan dengan pasangan petahana Indartato dan Yudi Sumbogo yang diusung Partai Demokrat.

"Kami berpendapat, masalah menang atau tidak itu tidak penting. Yang penting pilkada berjalan serentak di semua daerah," kata Sekretaris Jenderal PDI-P Hasto Kristiyanto.

Hasto berharap partai lain, seperti Partai Demokrat dan Partai Amanat Nasional, juga mendaftarkan pasangan calon di Surabaya. Kebalikan dari Pacitan, di Surabaya, PDI-P mengusung petahana Tri Rismaharini-Whisnu Sakti Buana.

Sementara itu, pasangan Dhimam Abror dan Rasiyo siap bertarung pada Pilkada Surabaya. Mereka menunggu rekomendasi dari PAN dan Demokrat, tetapi belum jelas siapa yang akan menjadi bakal calon wali kota dan bakal calon wakil wali kota.

Informasi yang dihimpun Kompas, PAN ingin Dhimam jadi calon wali kota, sedangkan Demokrat menginginkan Rasiyo jadi pengganti Risma. "Sekarang saya mau jadi calon wakil wali kota," kata Dhimam, semalam.

Pada 3 Agustus lalu, Dhimam mendaftar bersama bakal calon wakil wali kota Haries Purwoko. Namun, pendaftaran itu batal karena Haries lebih dulu kabur.

"Malam ini (kemarin malam) kami tentukan, besok (hari ini) kami daftarkan ke KPU," kata Sekretaris Jenderal PAN Eddy Soeparno, semalam, saat ditanya calon yang akan diusung pada Pilkada Kota Surabaya.

Terakhir

Menurut komisioner KPU, Ida Budhiati, jika sampai hari ini pukul 16.00 tak ada pendaftar baru di daerah yang bakal calonnya kurang dari dua, seluruh tahapan pilkada di daerah itu ditunda hingga pilkada serentak 2017.

Komisioner KPU, Hadar N Gumay, menuturkan, khusus untuk tujuh daerah yang pendaftaran pasangan bakal calon sudah diperpanjang dua kali, jika ada pasangan bakal calon yang tak lolos verifikasi, otomatis pilkada di daerah itu ditunda hingga 2017. Ini berbeda dengan daerah lain yang masih bisa membuka pendaftaran ulang jika pasangan bakal calon yang telah mendaftar ada yang tidak lolos verifikasi.

Sementara itu, Koalisi Bali Mandara (KMB), yang dimotori Partai Golongan Karya, Demokrat, dan Gerindra, di Denpasar, Bali, menyatakan siap mengusung pasangan lain menggantikan pasangan sebelumnya, yakni Ketut Suwandhi dan Made Arjaya, untuk maju pada Pilkada Kota Denpasar. "KBM menunggu kebijakan dan peraturan dari KPU terkait penggantian dan pendaftaran pasangan calon baru," kata Ketua DPD Partai Demokrat Bali Made Mudarta.

Sebelumnya, KMB mengusung pasangan bakal calon Suwandhi-Arjaya. Namun, Suwandhi menyatakan tidak dapat melengkapi persyaratan sebagai bakal calon wali kota dalam Pilkada Kota Denpasar hingga batas akhir masa perbaikan persyaratan administrasi (Kompas, 8/8).

Dengan mundurnya Suwandhi-Arjaya, hanya tersisa satu pasangan calon peserta Pilkada Kota Denpasar, yakni Ida Bagus Rai Dharmawijaya Mantra-I Gusti Ngurah Jaya Negara, yang diusung PDI-P. (Sumber: Kompas)

Comments
Add New Search
+/-
Write comment
Name:
Email:
 
Website:
Title:
UBBCode:
[b] [i] [u] [url] [quote] [code] [img] 
 
 
Please input the anti-spam code that you can read in the image.

3.26 Copyright (C) 2008 Compojoom.com / Copyright (C) 2007 Alain Georgette / Copyright (C) 2006 Frantisek Hliva. All rights reserved."

 
 
Advertisement

Follow Us