Pilkada Serentak: Tinta Ungu Rentan Terpapar Corona, KPU Revisi Anggaran Pilkada Serentak PDF Print E-mail
28 Mei 2020 - Komisi Pemilihan Umum (KPU) akan merevisi anggaran pilkada serentak 2020 pada 9 Desember mendatang.
Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Arief Budiman menjelaskan, ada beberapa kebutuhan yang belum masuk daftar anggaran berkaitan dengan pelaksanaan Pilkada di tengah wabah corona.

"KPU akan mengusulkan angaran dan akan dibahas nah KPU dalam usulan anggaran akan lakukan revisi," kata Arief saat siaran langsung dalam diskusi di akun Youtube rumah pemilu, Kamis (28/5/2020). Sebelumnya, dalam rapat bersama Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Bawaslu, DKPP, dan Komisi II DPR kemarin Rabu 27 Mei 2020 di DPR RI KPU mengajukan tambahan anggaran sebesar Rp535,9 miliar.

Penambahan anggaran itu dilakukan untuk membeli alat pelindung diri (APD) bagi petugas penyelenggara pemilu seperti masker, baju pelindung diri, sarung tangan, pelindung wajah, tong air, sabun cuci tangan, tisu hingga cairan disinfektan.

Arief menjelaskan, dalam anggaran tambahan tersebut pihaknya berencana menambahkan anggaran kebutuhan lain seperti alat coblos sekali pakai hingga tinta. "Anggaran yang akan kita lakukan revisi itu pertama kami belum cantumkan alat coblos sekali pakai, kami ingin menghindari paku dipakai berulang kami berfikir sekali coblos," kata Arief.

Kedua tinta kata Arief, sebab biasanya kita memasukkan satu tinta secara beramai-ramai hal itu berbahaya untuk masyarakat di tengah corona. "Kemungkinan ada dua pakai tetes oleh petugas, kedua pakai spray tangannya disemprot," tandasnya.
(Number: kompas.com)
Comments
Add New Search
+/-
Write comment
Name:
Email:
 
Website:
Title:
UBBCode:
[b] [i] [u] [url] [quote] [code] [img] 
 
 
Please input the anti-spam code that you can read in the image.

3.26 Copyright (C) 2008 Compojoom.com / Copyright (C) 2007 Alain Georgette / Copyright (C) 2006 Frantisek Hliva. All rights reserved."

 
< Prev   Next >
 
Advertisement

Follow Us